Dunia akademik dan profesional tidak dapat terlepas dari yang namanya jurnal ilmiah. Namun, bagi sebagian orang istilah ini mungkin masih terdengar berat atau membingungkan. Padahal, memahami jurnal ilmiah adalah kunci untuk mengakses perkembangan ilmu pengetahuan terbaru. Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini!
Apa Itu Jurnal Ilmiah?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), jurnal dimaknai sebagai majalah yang memuat artikel-artikel khusus dalam bidang tertentu, yang disusun secara sistematis dan ditujukan untuk menyampaikan informasi, gagasan, maupun hasil kajian ilmiah kepada khalayak akademik dan profesional. Jurnal ilmiah juga dapat diartikan suatu bentuk publikasi akademik yang diterbitkan secara berkala oleh organisasi profesi, lembaga penelitian, atau institusi pendidikan tinggi, yang berisi artikel-artikel ilmiah sebagai hasil pemikiran ilmiah baik yang bersifat empiris melalui penelitian lapangan maupun eksperimental, maupun yang bersifat logis dan konseptual melalui kajian teori dan analisis kritis dalam bidang ilmu tertentu.
Seiring dengan perkembangan teknologi, pengelolaan jurnal kini mayoritas menggunakan Open Journal System (OJS).
OJS adalah platform berbasis web yang memfasilitasi seluruh proses penerbitan jurnal ilmiah secara daring, mulai dari pengiriman naskah, proses review, penyuntingan, hingga publikasi terbuka yang bisa diakses siapa saja.
Sebelum naskah anda dipublikasikan, anda harus melewati proses submit dan review. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu anda perhatikan:
- Registrasi: Lakukan pendaftaran akun pada laman OJS yang dituju
- Ikuti Panduan: Baca dengan teliti arahan atau author guidelines pada OJS yang dituju
- Lengkapi Data: Isi data jurnal dan identitas penulis secara lengkap
- Input Rekan Penulis: Pastikan jika artikel ditulis lebih dari satu orang, pastikan semua nama penulis tambahan dimasukkan pada menu yang tersedia
- Cek Notifikasi: Pastikan semua isian lengkap hingga muncul notifikasi bahwa proses submit telah berhasil
Jurnal Cetak vs Jurnal Elektronik (e-Journal)
Dahulu, jurnal hanya tersedia dalam bentuk cetak. Namun seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang serba digital, penerbitan jurnal elektronik semakin berkembang dan lebih diminati karena dinilai lebih efisien, cepat, dan mampu menjangkau pembaca tanpa batasan ruang dan waktu.
Keberadaan e-journal memiliki berbagai keunggulan, antara lain fleksibilitas waktu dan tempat karena dapat disimpan di HP, laptop, atau flashdisk. Kemudian mudah diakses dan dibaca kapan saja dan dimana saja. Selain itu juga menghemat biaya pencetakan, penyimpanan, distribusi dan mendukung gerakan Go Green.
Dalam konteks penilaian karya ilmiah (khususnya bagi dosen), jurnal diklasifikasikan berdasarkan kualitas dan reputasinya (Kemendikbudristek, 2022). Klasifikasi jurnal diantaranya yakni, Jurnal Ilmiah Nasional, Jurnal Ilmiah Nasional Terakreditasi (SINTA), Jurnal Ilmiah Internasional, serta Jurnal Ilmiah Internasional Bereputasi (seperti Scopus atau Web of Science)
Menulis artikel bukan sekedar tugas, melainkan investasi masa depan. Berikut manfaatnya:
- Meningkatkan kemampuan akademik, diantaranya melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis terhadap suatu permasalahan.
- Menjadi nilai tambah untuk karir akademik karena sering menjadi syarat kelulusan, khususnya pada jenjang S2 dan S3.
- Modal mendaftar beasiswa atau melanjutkan studi, serta dapat menjadi modal untuk berkarir sebagai asisten dosen atau peneliti muda.
- Menunjukkan kemampuan melakukan penelitian berkualitas sehingga meningkatkan daya saing, memperkuat portofolio ilmiah saat melamar pekerjaan, dan membantu membangun reputasi serta jejaring profesional.
- Membangun reputasi, jejaring (networking) dan kolaborasi dengan peneliti lain, baik nasional maupun internasional, sehingga dapat berkontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.

